Menghafal Al Quran Semudah Tersenyum

#LombanotulensiGW2016
Oleh : Mardiati Nasution (Imar)

Menghapal Al-Quran merupakan ibadah yang dicontohkan oleh Rasulullah. Lalu bagaimana Rasulullah menghapalkan ayat al-Quran? Seperti Jibril mengajarkan Rasulullah menghapal Al-Quran. Ketika wahyu pertama turun yaitu surah Al-Alaq, Jibril bacakan, Rasulullah mengikuti mengikuti apa yang jibril bacakan.

Simulasi menghapal Al-Quran dimulai dengan :

  • Membayangkan benda benda yang disebutkan
  • Ceritakan

Berikut benda benda yang dihapalkan sembari dibayangkan menjadi serangkaian cerita :

Gelas – kopi – pink – minum – (ditemani) aziz gagap – stroke – ambulance – supir – nunung – tompel – ngebut – nabrak – busway – ahok – ngamuk – kabur – SRIT – menghapal Al-Quran – ust bobby – ganteng.

Jadi ke 20 benda di atas dihapalkan sambil dibayangkan dan dirangkai menjadi sebuah cerita. Sehingga hapalan kita menjadi permanen. Mudah hapal, susah lupa.

Berdasarkan contoh tersebut maka metode menghapal Al-Quran yang ketika dibacakan ayat, maka ikutilah dengan suara lantang, tidak usah mikir. Metode mengahapal Al-Quran menurut Ust Bobby yaitu :

  • Mengulang/membaca ayat dengan suara lantang
  • Isyarat tangan. Manfaat isyarat tangan ini bisa membuat hapalan menjadi permanen. Jadi gunakanlah isyarat tangan. Sebagaimana firman allah dalam Al-Quran surah Ya-sin ayat 65 :

yasin65

Pada hari ini Kami tutup mulut mereka; dan berkatalah kepada Kami tangan mereka dan memberi kesaksianlah kaki mereka terhadap apa yang dahulu mereka usahakan.

Jadi berdasarkan ayat diatas tempat menyimpan memori paling dahsyat yaitu ditangan dan di kaki, bukan di otak.

Praktek menghapal Al-Quran dengan metode Ust Bobbby :

Menghapal surah An-Najm ayat 1-3 sebagai berikut :

  • Ayat 1 :

najm1

Demi bintang ketika terbenam.

Tekniknya, baca ayat ini dengan suara lantang, wannajmi (demi bintang, gerakan tangan sambil menunjuk ke atas/bintang), izaa hawaa (ketika terbenam, maka gerakan tangan kebawah menunjukkan bintang yang tenggelam/tenggelam)

  • Ayat 2:

najm2

kawanmu (Muhammad) tidak sesat dan tidak pula keliru.

Tekniknya,  mandolla (dan tidaklah tersesat, sambil menggelengkan kepala), shoohibukum (sahabatmu (muhammad), wamaa ghowaa (dan tidaklah keliru, sambil tangan menunjukkan gerakan tangan/telunjuk kiri dan kanan menyilang artinya “tidak keliru”).

  • Ayat 3:

najm3

dan tiadalah yang diucapkannya itu (Al-Quran) menurut kemauan hawa nafsunya

Tekniknya, wamaa (dan tidaklah), yantiqu (alquran diucapkan, dengan gerakan mulut mengucapkan/bicara sesuatu), anil hawaa (dengan hawa nafsunya/kemauan hawa nafsunya, dengan gerakan tangan menunjuk ke dirinya sendiri).

Gerakan–gerakan dalam menghapalkan Al-Quran disesuaikan dengan terjemahan/arti ayat al-quran yang kita baca, sambil membayangkannya. Insya allah metode ini bisa membuat hapal ayat Al-Quran dengan mudah dan permanen. Menghapal Al-Quran bisa dilakukan bersama keluarga dirumah. Sehingga semua anggota keluarga bisa hapal Al-Quran dengan mudah. Karena dengan bantuan orang lain/keluarga akan memudahkan kita dalam mengulangi, mengoreksi dan mengingat terjemahan/arti ayat Al-Quran yang kita baca.

Wallahu’alam bissawab.