FAQ Haji

haji

Frequently Asked Question (FAQ) seputar Haji

Q : Berapakah biaya haji untuk tahun ini?
A : Untuk tahun 2017 sebesar 650,000 JPY/orang

Q : Berapa lama kita akan berada di Tanah Suci?
A : Untuk tahun 2017 ini mulai tanggal 23 Agustus – 13 September 2017. Akan tiba kembali di Jepang pada tanggal 14 September 2017.

Q : Saya WNI dan ingin berhaji lewat Jepang, tetapi tidak punya residence card Jepang. Apakah saya bisa pergi haji melalui program ini?
A : Mohon maaf tidak bisa, program ini khusus bagi WNI yang memiliki residence card Jepang.

Q : Saya benar-benar ingin sekali berangkat. Bagaimana caranya agar saya bisa mendapatkan residence card Jepang? Apakah KMII bisa membantu?
A: Caranya adalah anda mempunyai visa untuk tinggal lama di Jepang (bukan visa turis/kunjungan sementara). Visa ini bisa didapatkan apabila anda bekerja di Jepang atau sedang belajar di sekolah/universitas Jepang atau menemani anggota keluarga yang ada di Jepang (statusnya sedang bekerja atau student). KMII tidak bisa membantu pengurusan jenis visa ini.

Q : Dari airport mana saya akan berangkat?
A : Insya Allah dari Haneda/Narita, tergantung itinerary yang dikeluarkan oleh pihak travel (Air 1 Travel)

Q : Apakah akan ada manasik haji?
A : Ya, akan ada beberapa manasik haji sebelum keberangkatan yang bertempat di Tokyo (SRIT)

Q : Kapan akan dilaksanakan manasik haji?
A : Insya Allah antara 1 bulan sampai 1 minggu sebelum keberangkatan. Untuk info mengenai manasik haji akan diberitakan kemudian.

Q : Apa saja persyaratan dokumen yang diperlukan?
A : Untuk persyaratan dokumen bisa di lihat pada halaman ini [Link]

Q : Kapan saya harus mengumpulkan dokumen?
A : Lebih cepat lebih baik, diusahakan paling telat pada saat manasik haji

Q : Saya wanita dan belum menikah, apakah saya bisa pergi haji sendiri?
A : Untuk wanita single di bawah 45 tahun perlu mahram untuk mendampingi

Q: Apa bedanya dengan berangkat dari Indonesia?
A: Berangkat haji dari Jepang tidak memerlukan waktu tunggu lama. Mendaftar tahun ini insyaALLAH bisa berangkat tahun ini juga, jika tidak ada kendala apapun.

Q: Bagaimana meminta izin dari perusahaan?
A: Izin dari perusahaan diserahkan kepada pribadi yang bersangkutan. Kami tidak memberikan fasilitas perizinan ke perusahaan. Ada baiknya apabila yang bersangkutan mengkomunikasikan terlebih dahulu kepada pihak perusahaan terkait rencana keberangkatan haji, yang memerlukan waktu cukup lama (sekitar 3 pekan).

Q: Apakah ada informasi terkait umroh di jepang?
A: Untuk informasi UMRAH, silahkan buka link berikut ini.
Q: Apakah keberangkatan haji harus lewat travel (Air 1 Travel or Mian Travel) atau bisa dilakukan sendiri (backpacker)
A: Untuk keberangkatan haji dari Jepang, KMII menganjurkan untuk mengurus keberangkatan Haji melalui dua travel yang secara resmi melayani ibadah Haji. Yaitu, Air1 Travel dan Mian Travel.
Q: Bagaimana cara mengambil cuti libur untuk ibadah haji yang perkiraannya sampai tiga pekan, padahal jatah libur cuti saya tidak bisa sampai terlalu lama.
A: Ibadah haji melalui Air1 Travel memerlukan waktu 21 hari mulai dari keberangkatan dan kembali ke Jepang. Ada baiknya untuk bernegosiasi kepada perusahaan (manager) karena ibadah haji adalah ibadah wajib (bagi yang mampu) satu kali seumur hidup. Namun, apabila ingin mencoba berhaji dalam jangka waktu yang lebih cepat dibandingkan hari yang ditetapkan, silakan langsung berdiskusi dengan pihak Travelnya.
Q: Apakah boleh bawa bayi atau balita?
A: Kami menganjurkan untuk tidak membawa bayi atau balita demi menjaga kekhusyukan dalam beribadah haji. Karena ibadah haji memerlukan tenaga ekstra dan juga iklim yang cukup ekstrim di cuaca panas Mekah dan padang Arafah.

Untuk pertanyaan lain seputar haji bisa dikirimkan melalui form berikut ini:

Kontak Haji